June 10, 2014

Taman Bunga Keong Mas & Skylift di TMII

Mengawali long week end, libur tanggal merah (Jumat) di bulan April, saya tetap bangun pagi-pagi seperti bersiap-siap mengantar si Kakak sekolah. Kali ini saya dan teman-teman akan ke TMII. Sejak jauh hari kami merencakan jalan-jalan (sebenarnya sih ngaji outdoor hehe). Karena dalam beberapa program, memang ada rekreasi, olahraga, cooking class, sharing keahlian, dll. Alhamdulillah jadual jalan-jalan ini pada bisa, tapi ada absen 1 org, hiks.

Kami sewa anter-jemput angkot Transhalim. Bapak supirnya tepat waktu jam 7 teng sudah tiba di tempat yang dijanjikan, eh kitanya yang malah telat. hehe maap ya Pak. Jadi kita berangkat jam 8 kurang. Sambil makan nasi uduk di angkot, terus langsung menuju tujuan yaitu Taman Bunga Keong Mas TMII. Biaya masuk pintu utama TMII 10rb/orang, biaya masuk Taman Bunga 5rb/org. Saya sebenernya bawa si Kakak, tapi dia gak dihitung tuh. Jadi yang bayar, orang dewasa aja. Tiket masuk dibawa bapak supir angkot, jadi nanti ketika beliau jemput hanya menunjukkan tiket itu, tidak usah bayar lagi.

Taman bunganya luasss sekali, indah, walau ada beberapa spot yang sepertinya perlu peremajaan, terutama WC ya. Tapi di luar itu semua, ini benar-benar rekreasi murah meriah yang recommended & bisa dikunjungi banyak orang. Ketika kita datang ada rombongan beberapa bus pariwisata dari luar kota, di dalam saung-saungnya juga bisa disewa, atau mau duduk gelar terpal (harga sewanya 50rb) juga bisa, di bawah pohon manapun. Ada beberapa arena main anak-anak seperti ayunan, jungkat-jungkit, ada balon udara, tapi kemarin tidak aktif. Gak tau, lagi libur atau udah gak berfungsi lagi? Beberapa spot juga dimanfaatkan sebagai tempat foto pre-wedding.


Setelah menjalankan rangkaian acara, kami memesan makan siang di stand resto di dalam TMII. Memang bagusnya makan siang dan perbekalan (terutama minum yang buanyak) sudah disiapkan dari sebelum berangkat ya. Jadi di sana tidak repot lagi mencari menu atau tidak merasakan harga yang kurang pas.

Setelah puas foto-foto di dalam arena taman bunga, kita beranjak untuk sholat dzhuhur ke Masjid Pangeran Diponegoro. Setelah itu acara bebas, dan si Kakak udah gak sabar mau naik Skylift. 

Baiklaah, kita pun terpisah 2 tim. Kami ber-4 sama si Kakak naik Skylift. Biaya 30rb/org (anak di atas 2 thn bayar), jadi saya beli 2 tiket. Cukup antri, tapi gak panjang banget, lumayan lah nunggu kurang lebih 30 menit. Mau urung gak bisa, karena tiket gak bisa dikembalikan. Jadi ya lanjut aja mengantri.

Akhirnya tiba juga giliran kami naik. Dapat keretanya yang baru jd rada panas, karena gak ada jendelanya, hanya sirkulasi dari atas saja seperti di bus ber-AC. Tapi setelah mulai jalan lumayan ada angin sepoi-sepoi. Lumayan deg-degan juga ya, haha ngeri bow, tapi si Kakak seneng-seneng aja dia. Akhirnya kita juga foto-foto sambil duduk menikmati pemandangan dari atas. Naik kereta ini pulang pergi. Jadi akan kembali ke stasiun ketika kita naik. Lumayan lah dengan harga segitu ya.



Kita pulang jam 3 kurang, alhamdulillah pak supir Transhalim tiba tepat waktu lagi. Beliau menjemput tidak lama setelah hujan deras turun. Alternatif liburan dalam kota yang bisa dipilih, walau dekat atau sudah pernah, tapi kan anak-anak belum tentu bosan. Semoga sharing ini bermanfaat. ^^



18 April 2014

4 comments:

  1. Assalamualaikum. Mba mau tanya, saya berniat kumpul-kumpul keluarga besar ke taman bunga keong mas. Untuk rombongan kecil gitu harus konfirmasi sebelumnya atau langsung aja ya mba? untuk sewa saung atau tempat juga harus konfirm atau langsung pas hari H? Terima kasih atas infonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikummussalam...

      Terimakasih sudah berkunjung😊

      Utk rombongan kecil langsung datang aja. Tp lebih pagi ya supaya bs pilih taman yg nyaman, saung/gazebo yg memadai. Terpal utk lesehan di rumput jg disewakan (50rb) cukup lebar.

      Klo rombongannya dg bis besar, mau pasang tenda, panggung, dll booking dulu.

      Tp akhir thn 2014 sy ke sana, kabarnya arena Taman Bunga akan direkontruksi menjadi wahana waterboom. Jd lebih baik cek dl di website TMII. Klo rumahnya dkt dg lokasi bs survey dulu.

      Sbg alternatif, arena taman outdoor yg cukup luas bisa ke museum Purnabakti Pertiwi. Atau pilih saja salah satu anjungan/miniatur provinsi yg ada.

      Smg info ini membantu 😊

      Delete
    2. Ternyata benar mba, sedang direnovasi :( kemungkinan sampai akhir 2015. Nanti coba saya lihat alternatifnya, kelihatannya menarik juga :)
      Terima kasih infonya mba.....

      Delete