Pages

April 19, 2014

Boneka Jari

Hellow...?!?
Dalam rangka konsisten mengisi konten blog, supaya 'rumahnya' gak sepi, tetep kece, dan kinclong. Jadi saya berusaha nulis apa aja deh. Krn klo nulis analisis & ulasan, agak berat mikirnya dan harus ada sumber ilmiah dengan usaha membuka2 buku & jurnal. Jadi nulis yg ringan2 dulu ya, semoga bermanfaat!

Kali ini saya akan membuat boneka jari, utk menunjang bercerita sebelum tidur. Tapi karena ketersediaan warna kain flanel di pasar hanya beberapa warna, jadi saya pun blm banyak berkreasi. Kita coba 2 model dulu ya. Kucing & Jerapah.



Bahan & Alat:

- 2 lembar kain flanel sebagai bahan dasar (hijau dan putih)
- kain flanel warna tambahan (merah dan oranye)
- benang & jarum
- lem tembak/uhu
- gunting


Cara:
- pertama gambar hewan yang diinginkan untuk dijadikan pola.
- lalu gunting pola dan cetak kain flanel di atas pola yang ada, lalu guntinglah kainnya.
- jahit pinggiran kain dengan jarum tangan, pasang mata.
- tempelkan flanel warna lain sebagai pelengkap dan hiasan tambahan.
- isi sedikit kapas pada bagian ujung jari.
- boneka, siap dimainkan.

Selamat berkreasi ^_^




8 Maret 2013

April 03, 2014

Pompom Kertas

Hai hai hai...

Menjelang akhir tahun ajaran, kegiatan di sekolah anak-anak TK semakin banyak. Mulai dari perlombaan, outing outbond, assembly (pentas), dan menari. Syukurnya anakku ceria dan semangat aja tuh ikutinnya. Melatih rasa percaya diri dan keberanian siswa.

Nah karena punya anak sekolah masih TK, jadilah saya sebagai orang tua ikut belajar juga dan mengerjakan tugas. Salah satu tugas untuk orang tua dalam menunjang kesuksesan acara terdekat yaitu assembly, adalah membuat pompom.

Saya kan gak pernah ikutan cheerleaders, dulu jaman SMP cuma liat teman-teman yang latihan aja sampai pompom nya pun belum pernah pegang haha. Tapi di era teknologi saat ini, tak perlu susah dan pusing tinggal gugling aja :p


Akhirnya ketemu lah link ini. Saya memilih membuat pompom berbahan kertas ketimbang berbahan tali rapiah. Dengan alasan dipakai hanya sebentar dan alasan estetika. Keliatannya pompom kertas lebih rapih, pilihan warna banyak, ukuran lebar dan ketebalan bisa disesuaikan.
Anak perempuan ditugaskan membawa pompom berwarna merah, sedangkan anak laki berwarna kuning. Warna merah saya dapat dari kertas krep merah, dikombinasikan kertas yang merah glowing (seperti kertas emas, perak). Bisa juga dikombinasikan kertas merah minyak tuh, yang buat dodol betawi (ada warna hijau, kuning, putih, merah, biru klo gak salah) lebih lebar pula kertasnya. Jadi bolak-balik tetap berwarna merah. Kalau kertas glowing merah kan baliknya berwarna putih.

Mengikuti link youtube di atas, saya siapkan tali rapiah berwarna merah juga dengan ujungnya ditutupi buku, lalu letakkan kertas yang sudah digunting dengan ukuran yang diinginkan sampai semuanya habis. Setelah itu tarik tali rapiah dan ikat sampai kuat. Sisakan ikatan sedikit agar tali bisa masuk ke dalam pergelangan tangan anak. Jadi deeeh... Selamat membuat pompom, *cheers*

12 Maret 2014

Sakura Krep

Jelang Festival Ibu Indonesia 2013 panitia dan pengurus UmmIs Corner menyiapkan berbagai macam hal demi suksesnya acara. Salah satunya membuat pohon sakura dari bahan kertas krep. Ini ide kreatifnya bu Fitri :D

Dari hasil melihat-lihat beberapa blog dan foto-foto sakura asli, akhirnya saya punya bentuk sakura sendiri. Maklumlah belum pernah menginjakkan kaki di Negeri Sakura jadi tak tahu gimana penampakkan aslinya. So, saya bikin aja sesuai keinginan hehe, karena nanti pas udah digabung dg buatan yang lain di pohon jadi bagus koq.

Adapun langkah-langkahnya, sebagai berikut.

Bahan & Alat:
  • Kertas krep berwarna pink (1 lembar), putih (1 lembar), dan kuning (1 lembar)
  • Selotip
  • Gunting
  • Lem tembak

Cara: 
  1. Gunting kertas krep berwarna kuning sepanjang 3 cm, dan kertas pink & putih sepanjang 5 cm.
  2. Selanjutnya gunting kertas pink & putih berbentuk kelopak bunga.
  3. Siapkan tarik selotip, letakkan masing-masing kelopak, warnanya bisa campur pink & putih.
  4. Tarik selotip tempel kelopak berjajar warna bisa disesuaikan.
  5. Tambahkan krep warna kuning sebagai putiknya.
  6. Gulung selotip hingga semua kelopak menempel dan terbungkus, lalu gunting selotipnya.
  7. Kumpulkan bunga sebanyak yang diingingkan.
  8. Siapkan ranting pohon ukuran disesuaikan, bisa juga dicat putih sebelumnya.
  9. Tempel bunga dengan lem tembak di ranting yang tersedia.
  10. Pasang menggunakan busa masukkan ke dalam pot. Jadi deeeh...


Setelah dipasang bagus koq jadinya. Selamat mencoba ^__^


10 Desember 2013